Jumat, 13 Januari 2012

SOSIOLOGI BERPARADIGMA GANDA

STATUS PARADIGMA SOSIOLOGI Istilah paradigma pertama kali dikemukakan oleh Thomas Khun dalam karyanya The Structure of Scientific Revolution (1962). Tujuan Thomas Khun dalam karyanya tersebut adalah untuk menantang asumsi yang berlaku umum dikalangan ilmuan mengenai perkembangan ilmu pengetahuan. Kalangan ilmuan pada umumnya berpendirian bahwa perkembangan atau kemajuan ilmu pengetahuan itu secara kumulatif. Khun menilai bahwa pandangan seperti itu sebagai mitos yang harus dihilangkan. Menurut Khun perkembangan pengetahuan itu bukanlah terjadi secara komulatif tetapi terjadi secara revolusi. Adapun model perkembangan ilmu menurut Khun adalah sebagai berikut : Parad I Normal Sience Anomalies Revolutions Parad II pengertian paradigma adalah pandangan yang mendasar dari ilmuan tentang apa yang menjadi pokok persoalan yang mestinya dipelajari oleh suatu cabang ilmu pengetahuan (discipline). Paradigma membantu merumuskan tentang apa yang harus dipelajari, persoalan-persoalan apa yang harus dijawab, bagaimana seharusnya menjawabnya, serta aturan-aturan apa yang harus di ikuti dalam menginterprestasikan informasi yang dikumpulkan dalam rangka menjawab persoalan-persoalan tersebut. PARADIGMA FAKTA SOSIAL Paradigma fakta social mempunyai tujuan untuk memisahkan sosiologi dari pengaruh filsafat dan membantu sosiologi untuk mendapatkan lapangan penelitiannya sendiri, perumus paradigma ini adalah Emile Durkheim. Fakta social inilah yang menjadi pokok persoalan penyelidikan sosiologi. Fakta social dinyatakan sebagai barang sesuatu yang berbeda dengan ide. Barang sesuatu berbeda dengan ide. Barang sesuatu menjadi objek penyelidikan dari seluruh ilmu pengetahuan. Ia tidak dapat dipahami melalui kegiatan mental murni. Fakta social menurut Durkheim terdiri dari dua macam yaitu : 1.Dalam bentuk material, yaitu barang sesuatu yang dapat disimak, ditangkap dan diobservasi. Fakta social material ini merupakan bagian dari dunia nyata. 2.Dalam bentuk non material. Yaitu sesuatu yang dianggap nyata. fakta social jenis ini merupakan fenomena yang bersifat intersubjektif yang hanya dapat muncul dari dalam kesadaran manusia. Contohnya adalah egoisme, alturisme, dan opini. Pokok Persoalan Paradigma Fakta Sosial Pokok persoalan yang harus menjadi pusat perhatian penyelidikan sosiologi menurut paradigma ini adalah fakta-fakta social. Secara garis besarnya fakta social terdiri dari dua tife. Masing-masing adalah struktur social dan pranata social. Norma dan pola nilai biasa disebut institution atau disini diartikan dengan pranata. Sedangkan jaringan hubungan social dimana interaksi social berproses dan menjadi terorganisir serta melalui mana posisi-posisi social dari individu dan sub kelompok dapat dibedakan, sering diartikan sebagai struktur social. Dengan demikian struktur sosl dan pranata social inilah yang menjadi pokok persoalan penyelidikan sosiologi menurut paradigma fakta social. Teori-teori P.aradigma Fakta Sosial 1.Teori Fungsionalisme Struktural Teori ini menekankan pada ketaraturan dan mengabaikan konflik dan perubahan-perubahan dalam masyarakat. Konsep-konsep utamanya adalah fungsi, disfungsi, fungsi laten, fungsi menifes, dan keseimbangan. Menurut teori ini masyarakat merupakan suatu system social yang terdiri dari bagian-bagian atau elemen yang saling berkaitan dan saling menyatu dalam keseimbangan. Perubahan yang terjadi pada satu bagian akan membawa perubahan pula terhadap bagian yang lain. 2.Teori Konflik Teori ini bertujuan untuk menentang teori structural fungsional. Menurut teori ini masyarakat senantiasa berada dalam proses perubahan yang ditandai oleh pertentangan yang terus-menerus diantara unsure-unsur yang terdapat dalam kehidupan masyarakat. Konsep sentral teori ini adalah wewenang dan posisi. Bahwa kekuasaan dan wewenang secara tidak merata tanpa terkecuali menjadi factor yang menentukan konflik social secara sistematis. 3.Teori Sistem Teori ini tidak jauh berbeda dengan teori structural fungsional, dimana bahwa dalam kehidupan masyarakat terdapat bagian-bagian yang mempunyai peran dan fungsi masing-masing, tetapi di dalam bagian-bagian tersebut tidak dapat hidup secara sendiri-sendiri melainkan harus berhubungan satu sama lain. Secara kait mengait sehingga terciftalah kesinambungan. PARADIGMA DEFENISI SOSIAL Weber adalah exemplar dari paradigma ini dan analisisnya tentang tindakan social. Konsep Weber tentang fakta social berbeda denga karya Durkheim. Weber tidak memisahkan antara struktur social dengan pranata social. Strukturl social dan pranata social keduanya membantu untuk membentuk tindakan manusia yang penuh arti dan makna. Mempelajari perkembangan suatu pranata secara khusus dari luar tanpa memperhatikan tindakan manusianya sendiri, menurut Weber berarti mengabaikan segi-segi yang prinsipil dari kehidupan social. Persoalan Paradigma Defenisi Sosial Weber sebagai pengemuka exemplar dari paradigma ini mengartikan sosiologi sebagai studi tentang tindakan social antar hubungan social. Kedua hal itulah yang menjadi pokok persoalan sosiologi. Inti tesisnya adalah tindakan yang penuh arti dari individu. Yang dimaksudnya tindakan social itu adalah tindakan individu sepanjang tindakan itu mempunyai makna atau arti subjektif bagi dirinya sendiri dan diarahkan kepada orang lain. Teori Aksi Teori ini sepenuhnya mengikuti karya Weber. Beberapa asumsi fundamental teori aksi adalah sebagai berikut : 1.Tindakan manusia muncul dari kesadarannya sendiri sebagai subjek dan dari situasi eksternal dalam posisinya sebagai objek 2.Sebagai subjek manusia bertindak atau berprilaku untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. Jadi tindakan manusia bukan tanpa tujaun 3.Dalam bertindak manusia menggunakan cara, teknik, prosedur, metode, serta perangkat yang dianggap cocok untuk mencapai tujuan itu 4.Kelangsungan tindakan manusia hanya dibatasi oleh kondisi yang tak dapat diubah dengan sendirinya. 5.Manusia memilih, menilai dan mengevaluasi terhadap tindakan yang akan, sedang, dan yang telah dilakukannya 6.Ukuran-ukuran, atuaran-aturan dan prinsip-prinsip moral diharapkan timbul pada saat pengambilan keputusan 7.Studi mengenai antar hubungan social memerlukan pemakaian teknik penemuan yang bersifat subjektif, seperti metode verstehen, imajinasi, sympathetic reconstruction atau seakan-akan mengalami sendiri. Kesimpulan utama yang dapat diambil adalah bahwa tindakan social merupakan suatu proses dimana actor terlibat dalam pengambilan keputusan-keputusan subjektif tentang sarana-sarana dan cara untuk mencapai tujuan tertentu yang telah dipilih, yang kesemuanya itu dibatasi kemungkinan-kemungkinannya oleh system kebudayaan dalam bentuk norma-norma, ide-ide dan nilai-nilai social. Teori Interaksionis Simbolik Teori ini bersifat menentang behavioralisme radikal yang dipelopori oleh JB. Watson. Behavioralisme radikal berpendirian bahwa prilaku individu adalah sesuatu yang dapat diamati. Behavioralisme mempelajari tingkah laku manusia secara objektif dari luar. Sedangkan interaksionisme simbolik, mempelajari tindakan social dengan menggunakan teknik intropeksi untuk dapat mengetahui barang sesuatu yang melatarbelakangi tidakan social itu dari sudut actor. Secara kasar dapat dikatakan bahwa behavioralisme itu melihat prilaku manusia seperti prilaku binatang. Teori Fenomenologi Teori ini membahas tentang pokok persoalan ilmu social itu sendiri yakni bagaimana kehidupan bermasyarakat itu dapat terbentuk. Alfted Schutz, sebagai tokoh teori ini berpendirian bahwa tindakan manusia menjadi suatu hubungan social bila manusia memberikan arti atau makna tertentu terhadap tindakannya itu dan manusia lain memahami pula tindakan tersebut sebagai sesuatu yang penuh arti . pemahaman secara subjektif terhadap suatu tindakan sangat menentukan terhadap kelangsungan proses interaksi social. Baik bagi actor yang memberikan arti terhadap tindakannya sendiri maupun bagi pihak lain yang akan menerjemahkan dan memahaminya serta yang akan bereaksi atau bertindak sesuai dengan yang dimaksudkan oleh actor. PARADIGMA PRILAKU SOSIAL Exemplar paradigma ini adalah B.F. Skinner, yang beranggapan bahwa kedua paradigma diatas merupakan persfektif yang bersifat misktik dalam arti mengandung sesuatu persoalan yang bersifat teka teki, tetapi tidak diterangkan secara rasional. Maksudnya fakta social yang terdiri atas struktur social dan pranata social yang menjadi objek telaah pradigma fakta social, serta sesuatu yang terjadi dalam pemikiran mausia berupa tanggapan kreatif terhadap sesuatu rangsangan atau stimulus dari luar dirinya, yang menjadi objek penyelidikan paradigma defenisi social oleh Skinner dinilai keduanya sebagai suatu objek yang bersifat mistik. Menurutnya dengan memusatkan perhatian kepada keuda hal tersebut, berarti menjauhkan sosiologi dari objek studi berupa barang suatu yang konkrit realistis. Pokok Persoalan Paradigma Prilaku Sosial Paradigma Prilaku Sosial memusatkan perhatiannya kepada antar hubungan antar hubungan individu dan lingkungannya. Lingkungan itu terdiri atas : a.Bermacam-macam objek social b.Bermacam-macam objek non social Teori Behavioralisme Sociology Behavioralisme sosiologi dibangun dalam rangka menerapkan prinsip psikologi ke dalam sosiologi. Teori ini memusakan perhatiannya pada hubungan antar akibat dai tingkah laku yang terjadi di dalam lingkungan actor dengan tingkah laku actor. Akibat-akibat tingkah laku diperlakukan sebagai variable indevenden. Ini berarti bahwa teori ini berusaha menerangkan tingkah laku yang terjadi itu melalui akibat-akibat yang mengikutinya kemudian. Jadi nyata secara metafisik ia mencoba menerangkan lingkah laku dimasa sekarang melalui kemungkinan akibatnya yang terjadi dalam lingkungan actor dimasa yang akan datang. Teori Exchange Tokoh utama teori ini adalah George Hotman, teori ini dibangun dengan maksud sebagai reaksi terhadap paradigma fakta social, terutama menyerang ide Durkheim secara langsung dari tiga jurusan yaitu pandangannya tentang emergence, pandangannya tentang psikologi dan pandangannya tentang metode penjelasan dari Durkheim.

Rabu, 11 Januari 2012

Laba-Laba Jantan Lebih Suka Betina Perawan

Laba-laba jantan ternyata juga pemilih dalam hal mencari pasangan. Sebagai individu yang hanya punya kesempatan untuk kawin sekali atau dua kali sepanjang hidupnya, laba-laba jantan ternyata jauh lebih tertarik pada keperawanan sang betina daripada ukuran tubuhnya. Fakta ini diungkapkan oleh Jutta Schneider, profesor ekologi perilaku dari Universitas Hamburg, Jerman. Sebelum menemukan fakta itu, Schneider melakukan sebuah eksperimen. Ia mempersiapkan 21 pasang laba-laba betina yang terdiri dari laba-laba betina kecil tapi perawan dan laba-laba betina besar tapi sudah tidak perawan. Kemudian, ia menaruh laba-laba jantan dan sejumlah pasang betina di tempat betina berada dan mempersilakannya untuk mengawini sang betina. Ia lalu mengamati aktivitas pejantan dalam memilih pasangan. Dari pengamatannya, ia menemukan bahwa para betina perawan ternyata menjadi favorit. Sebanyak 12 pejantan mengawini betina yang perawan, sementara hanya 1 pejantan yang mengawini betina yang sudah tidak perawan. Ia juga menemukan bahwa tidak semua betina dikawini. Beberapa betina, baik perawan maupun tidak, dibiarkan saja alias tidak dikawini. Schneider mengungkapkan, mungkin para pejantan memilih betina perawan karena daya tariknya. Ketika hendak dikawini, para betina perawan biasanya mengeluarkan zat kimia spesifik yang bisa dicium oleh pejantan yang disebut feromon. Si pejantan yang mencium zat kimia itu merasa bergairah, kemudian bergerak mendekat dan mengawini sang perawan. Ketika ditanya tentang hasil penelitiannya, Schneider mengaku terkejut. Ia tak menyangka bahwa keperawanan lebih disukai bagi para laba-laba. Sebelumnya, ia dan banyak ilmuwan beranggapan bahwa ukuranlah faktor yang paling penting. Menurutnya, betina yang berukuran lebih besar biasanya lebih subur sehingga lebih mampu menghasilkan banyak keturunan. Menanggapi hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal Animal Behaviour bulan Oktober 2010, Maydianne Andrade, seorang ahli ekologi evolusi dari Universitas Toronto, Scarborough mengungkapkan bahwa hal itu sangat mengagumkan. Ia mengatakan, "Studi ini mengungkapkan bahwa pejantan tak peduli terhadap ukuran tubuh atau setidaknya mereka lebih memilih keperawanan." Sumber: kompas.com

Kisah Tentang Uang 300 Juta

Seorang ibu datang ke rumah Pak Gendu membawa sebuah kantong kertas berwarna coklat. “Ini titipan dari suami saya,” ujar sang ibu. Ketika kantong kertas itu dibuka, Hartono terperanjat dan menatap sang ibu dengan pandangan tidak mengerti. “Suami saya titip untuk diberikan kepada Pak Gendu,” ibu setengah baya itu menegaskan. Sekali lagi Hartono melongok ke dalam kantong kertas itu dan sekali lagi dia tidak percaya pada apa yang dilihatnya. Di dalam kantong kertas itu terdapat gepokan uang kertas yang tersusun rapi. Setelah dikeluarkan dan dihitung, jumlah seluruhnya Rp300 juta! “Jujur saja kami kaget. Tidak terbayang ada uang kontan sebanyak itu dimasukan ke dalam kantong kertas begitu saja,” ungkap Hartono. “Lebih terkejut lagi karena ibu tadi bilang semua uang itu untuk Pak Gendu.” Kisah di atas diungkapkan Hartono, cucu Pak Gendu, ketika tampil sebagai narasumber dalam diskusi buku yang diselenggarakan Kick Andy Books Club di Toko Buku Kinokuniya Plasa Senayan, Sabtu pertengahan Januari lalu. Menurut Hartono, ibu tersebut mengaku sang suami yang sedang sakit berat, sebelum ajal menjemput, ingin memberikan uang tabungannya kepada Pak Gendu. Ini semacam wasiat. Keinginan tersebut lahir pada saat dia menonton Kick Andy di Metro TV. Pada saat itu Kick Andy sedang mengangkat topik tentang orang-orang yang dalam keterbatasannya berbuat sesuatu untuk membantu orang lain. Salah satu “pahlawan” yang diceritakan dalam topik itu adalah Pak Gendu. Pak Gendu adalah seorang “jawara” yang terpanggil untuk merawat dan menyembuhkan orang-orang gila yang berkeliaran di jalanan. Mulanya hati Pak Genduh merasa iba dan tergerak ketika melihat ada orang gila yang dikejar dan dilempari batu oleh anak-anak di kampungnya. Orang gila tersebut lalu dibawa ke rumahnya kemudian dirawat sehingga sembuh. Sejak itu dia dan keluarganya rajin mencari orang-orang gila yang berkeliaran di jalan-jalan untuk dibawa pulang, dirawat, dan disembuhkan. Pak Gendu kini sudah berumur 80 tahun. Fisiknya sudah lemah. Sakit-sakitan dan mengandalkan kursi roda. Tetapi semangat Pak Gendu tidak pernah surut. Begitu pula kegiatan “menyelamatkan” orang-orang sakit jiwa dilanjutkan oleh anak dan cucunya. Sampai saat ini sudah ribuan orang gila yang ditampung dan dirawat di rumahnya di Bekasi, Jawa Barat. Karena kegiatannya itu, tahun lalu Kick Andy menganugerahi Pak Gendu penghargaan “Kick Andy Heroes”. Acara pemberian penghargaan tersebut ditayangkan di Metro TV. Nah, tayangan tersebutlah yang kemudian menggerakkan hati suami sang ibu yang waktu itu sedang menonton acara Kick Andy. Saya sendiri baru mendengar kisah uang Rp 300 juta tersebut. Di depan para peserta bedah buku “7 Heroes” yang hadir Sabtu itu, secara terbuka dan tulus Hartono – atas nama Pak Gendu dan keluarganya – mengucapkan terima kasih kepada Kick Andy. “Gara-gara nonton Kick Andy, suami ibu itu tergerak untuk menyumbangkan uangnya ke yayasan yang diasuh Pak Gendu,” tuturnya. Saya tidak dapat mengucapkan kata-kata. Saya terharu. Saya tidak membayangkan sebuah topik yang saya angkat di Kick Andy dapat menggerakkan hati seseorang. Saya juga tidak membayangkan jika seseorang yang pada saat itu merasa hendak pergi untuk selama-lamanya, tergerak memberikan tabungannya guna membantu orang lain yang hanya disaksikannya melalui layar televisi. sumber: kickandy.com

Inilah 8 Negara Pelaku Tindak Kejahatan Penjualan Organ Tubuh Manusia

Kejahatan terbesar di dunia ini setelah kejahatan perang adalah kejahatan penjualan/perampasan organ tubuh manusia yang diambil secara paksa. Dan, berikut ini adalah 8 negara yang dikenal sebagai negara pelaku tindakan perampasan organ tubuh manusia terbesar di dunia. 1. Moldova Di samping persoalan kemiskinan, seks, dan perbudakan, Moldova adalah salah satu negara yang terkenal sebagai tempat perampasan organ tubuh. Jumlah penduduk dari Moldova hanya kurang lebih 3 juta sedangkan pemerintah sendiri sepertinya tidak peduli dengan tindakan perampasan organ tubuh tersebut. Disinyalir bahwa pemerintah Moldova juga terlibat dalam tindak kejahatan tersebut. Sudah banyak orang yang menjadi korban pembunuhan akibat ginjal, hati, para-paru, jantung, dan usus kecilnya diambil oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Dilaporkan bahwa 10 persen perdagangan ginjal di seluruh dunia berasal dari Moldova. 2. Cina Cina adalah salah satu negara yang membolehkan perampasan organs tubuh. Jika Anda sedang sekarang dan membutuhkan sebuah ginjal, maka Anda tinggal terbang ke Cina, cari rumah sakit, tinggal berbaring di sana, dan tinggal menunggu pesanan ginjal Anda datang: segar dan siap untuk pembedahan. Tidak ada informasi yang pasti mengenai harga ginjal ilegal ini. Pada tahun 1984, Cina memperkenalkan sebuah hukum baru, “Undang-Undang Mengenai Pemanfaatan Mayat dan Organ Tubuh Mayat Tahanan yang Dieksekusi”. Sejak undang-undang ini diumumkan, banyak orang yang datang ke Cina dan memesan organ tubuh tertentu di sana. Bahkan, para dokter di sana bisa mengatakan berapa usia organ tubuh yang Anda pesan sebelum organ tersebut Anda terima. Beberapa peristiwa terakhir, Cina mengeluarkan kebijakan agar rumah sakit membatasi transplantasi terhadap orang asing dan lebih mengutamakan orang-orang Cina sendiri. Namun, hal ini tidak mengurangi perampasan organ yang diambil dari para tahanan tanpa ada persetujuan sebelumnya. 3. Mesir Mesir tidak memiliki hukum tertentu berkaitan dengan perampasan organ tubuh manusia. Kenyataannya, ada sekitar 500 kasus transplantasi ginjal ilegal yang dilaporkan setiap tahunnya. Fakta ini menunjukkan bahwa kasus ini sudah umum terjadi. Kemiskinan meluas di sana dan di mana ada kemiskinan di situ pula ada orang-orang yang melakukan perdagangan organ tubuh manusia. 4. Pakistan Dengan adanya masalah kemiskinan yang meluas, Pakistan benar-benar menghadapi masalah yang serius. Banyak orang yang kesulitan mendapatkan uang sehingga mereka kesulitan untuk melunasi utang-utang mereka. Aset terbesar dan satu-satunya milik mereka adalah ginjal mereka yang dihargai hanya sekitar US3000 atau kurang lebih 25 juta. Pada tahun 1994, Pakistan mengumumkan Undang-Undang Transplantasi Organ-Organ Tubuh. Bagaimana pun, dalam undang-udang tersebut terdapat banyak masalah yang memungkinkan orang-orang yang berada di luar garis keluarga menyumbangkan organ-organ mereka dan mereka mendapatkan kompensasi untuk itu. 5. India Lingkaran perdagangan organ-organ tubuh manusia di India sudah berlangsung selama 12 tahun, termasuk skandal yang terjadi pada tahun 2004 yang lalu. Dilaporkan bahwa Komisi Kuasa Transplantasi yang bertugas untuk mencegah terjadinya perdagangan organ tubuh manusia telah bekerja sama dengan para broker penjual ginjal. Mereka mengklaim bahwa mereka bisa menyelamatkan nyawa dan akan lebih baik bagi mereka untuk bekerja sama dengan broker tersebut daripada melawan mereka. Banyak broker, rumah sakit, dan dokter yang sudah tertangkap di India, dan yang terbaru adalah Amit Kumar. Namun begitu, penjualan ginjal masih marak dan terbuka. 6. Israel Disebut sebagai kota suci sebagai tempat kelahiran Yesus, telah banyak terjadi kemiskinan, perang, dan pembantaian yang tak terhitung jumlahnya di Israel. Di negara ini juga sering terjadi perdagangan organ tubuh manusia. Sampai beberapa bulan yang lalu, Israel masih belum memiliki undang-undang untuk mencegah perdagangan organ tubuh manusia. Adanya lingkaran perdagangan organ tubuh manusia telah memancing orang-orang yang putus asa untuk menjual organ tubuh mereka di Ukraina, di mana tidak ada hukum yang berlaku di sana. Dalam beberapa kasus, para kriminal organ telah mencuri organ-organ tubuh para pendonornya tanpa memberikan bayaran sedikit pun kepada mereka (pendonor), atau kalaupun mereka membayar itu tidak lebih dari 2000 dolar (sekitar 19 juta) untuk satu ginjal. Sementara para broker tersebut menjual kembali ginjal tersebut seharga 10 – 20 kali lipatnya. 7. Mozambique Mozambique, yang berada di Afrika Selatan, diyakini menjadi salah satu negara utama tempat penjualan organ tubuh manusia. Dan, organ tubuh yang paling banyak diperjualbelikan adalah ginjal manusia. Hukum di Afrika Selatan melarang penjualan organ tubuh manusia. Namun begitu, pemerintah memberikan wewenang khusus kepada direktur medis rumah sakit dan ahli patologi. Hal ini memungkinkan mereka untuk melakukan penggantian organ-organ tubuh manusia dari orang-orang atau tubuh yang tidak dikenal untuk kepentingan medis. Hal inilah yang dipercaya menjadi penyebab maraknya perdagangan organ tubuh manusia di negara ini. Afrika Selatan telah terkenal dengan pembunuhan yang terkait dengan perdagangan organ tubuh manusia. Namun, saat ini, gembong terbesar perdagangan organ tersebut telah ditangkap. 8. Kosovo Kosovo terkenal karena perdagangan organ tubuh dan kejahatan manusia. Pada tahun 1999 setelah terjadinya perang Kosovo, ada bukti baru yang mengatakan bahwa Tentara Pembebasan Kosovo (KLA) telah menculik sekitar 400 rakyat Kosovo, sebagian besar berasal dari Serbia, dan mengambil organ-organ tubuh mereka sebelum dibunuh. Tuduhan-tuduhan tersebut bersumber dari Carla del Ponte, jaksa mantan kepala Pengadilan Kriminal Internasional dari Bekas Yugoslavia. Namun, Carla del Ponte menyembunyikan informasi tentang kejahatan perang selama bertahun-tahun karena kurangnya bukti.

10 Negara Dengan Orang-Orang Tergemuk Di Dunia

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru saja merilis hasil survei kesehatan yang diambil antara tahun 2000 dan 2008 pada obesitas dunia, dan berita tersebut tidak cantik. Lemak common-o-meter antara bangsa-bangsa adalah body mass index (BMI), perhitungan berdasarkan tinggi seseorang dan berat badan. Organisasi Kesehatan Dunia mendefinisikan "gemuk" sebagai individu dengan BMI 25 atau lebih dan "gemuk" sebagai seseorang dengan BMI 30 atau lebih tinggi. Karena tingkat obesitas dapat menjadi indikator gizi kesehatan bangsa, tren dan budaya, kami pikir mungkin informasi yang berguna bagi expat untuk tahu. Berikut adalah 10 negara paling gemuk pada dekade terakhir: 10) Inggris, 61% (penduduk yang kelebihan berat badan) Bulan lalu, The Observer begrudgingly melaporkan bahwa pria terberat di dunia itu tidak di AS, tetapi hidup Brit 48-tahun di perumahan rendah masuk di Ipswich berat-Nya "permainan komputer takeaways makan dan bermain.": £ 980 . perut Inggris memperluas untuk alasan yang sama seperti di tempat lain. Sebuah survei terakhir, bagaimanapun, peringkat Inggris di antara bagian bawah ketiga negara Eropa dalam latihan fisik, terkemuka Menteri Kesehatan Andy Burnham berkomentar, "Kami benar-benar dalam bahaya dikenal sebagai yang terbaik di dunia untuk menonton olahraga, tapi salah satu yang terburuk untuk keluar sana dan melakukannya untuk diri kita sendiri. " 9) Kroasia, 61,4% Kroasia, dimana penyakit jantung adalah penyebab utama kematian, juga menjadi korban globalisasi pasar makanan, yang cenderung untuk menekan diet tradisional sebagai makanan olahan lebih murah dari Amerika Serikat dan rak-rak toko banjir Eropa. Tidak seperti Eropa lainnya, orang Kroasia memiliki tingkat obesitas yang lebih tinggi daripada wanita Kroasia, dan cenderung untuk mendapatkan bahkan lebih gemuk dengan bertambahnya usia mereka. Tidak heran bahwa amal Kroasia mengumumkan pada bulan Juni bahwa mereka telah menciptakan pasangan terbesar di dunia jeans - ukuran enam lapangan tenis - dijahit bersama-sama dari 8023 pasangan disumbangkan jeans. 8) Israel, 61,9% Dalam 30 tahun terakhir, jumlah orang Israel gemuk telah tiga kali lipat, bukti negara ini benar-benar bagian dari dunia Barat. Seperti di sebagian besar negara maju, timbunan lemak yang paling umum di antara orang Israel dengan pendidikan kurang, dengan wanita Yahudi dengan derajat perguruan tinggi yang memiliki tingkat terendah obesitas dan wanita Arab dengan pendidikan dasar memiliki tertinggi. 7) Selandia Baru, 62,7% Dalam sebuah studi di University of Otago, peneliti menemukan bahwa berapa banyak waktu anak menghabiskan Selandia Baru menonton televisi merupakan alat prediksi yang lebih baik dari obesitas daripada apa yang mereka makan atau berapa banyak mereka berolahraga. Studi ini menemukan bahwa 41 persen dari anak-anak yang kelebihan berat badan pada usia 26 adalah mereka yang telah menyaksikan TV paling. Televisi bukan satu-satunya alasan Selandia Baru berat badan, tapi satu perkembangan modern sering dikutip untuk obesitas tumbuh. 6) Bosnia-Herzegovina, 62,9% Setelah dianggap sebagai masalah hanya di negara-negara berpenghasilan tinggi, obesitas secara dramatis meningkat di rendah dan negara berpenghasilan menengah seperti Bosnia-Herzegovina, dimana merokok, minum dan makan makanan yang tidak sehat berpaku selama perang yang melanda negeri 1992-1995 . Mereka hidup tepat di atas garis kemiskinan di negara-negara berkembang berat badan yang tercepat, sebagian karena kecenderungan untuk mengisi pada makanan olahan murah tinggi kalori dan rendah nilai gizi. 5) Mesir, 66% Pada tahun 1960, Mesir menghasilkan makanan yang cukup untuk memberi makan rakyatnya mantap diet daging merah, unggas, kacang, jagung dan produk susu. Tetapi pada tahun 1980-an, penduduk memiliki terlalu besar untuk produksi pangan, yang menyebabkan peningkatan impor pangan yang menciptakan kebiasaan makan yang miskin. Obesitas antara perempuan Mesir sangat tinggi, sering dikaitkan dengan tabu budaya pada wanita berolahraga atau bermain olahraga. 4) Jerman, 66,5% Ketika Jerman menemukan bahwa itu adalah bangsa paling gemuk di Eropa, para ahli kesehatan menyalahkan para tersangka biasa: bir, makanan berlemak dan kurangnya aktivitas fisik. Seperti seluruh dunia, Jerman menderita dari ketersediaan mudah junk food dan pekerjaan yang lebih menetap dan gaya hidup. Sebagai bagian dari kampanye pemerintah untuk mengurangi tingkat obesitas pada tahun 2020, telah diluncurkan program-program untuk melayani lebih banyak buah dan sayuran di sekolah umum. 3) AS, 66,7% Pada awal 1960-an, 24 persen orang Amerika kelebihan berat badan. Saat ini, dua-pertiga dari Amerika terlalu gemuk, dan angka pada skala terus naik. Para ahli kesehatan atribut meningkat dengan produksi-atas minyak, lemak dan gula - hasil dari subsidi pertanian pemerintah dimulai pada 1970-an yang membuat jauh lebih murah untuk memproduksi produk-produk seperti jagung sirup fruktosa tinggi, bahan umum dalam makanan olahan. "Selain itu, investasi kebijakan berubah di awal 1980-an untuk meminta perusahaan untuk melaporkan pertumbuhan Wall Street setiap 90 hari," kata Marion Nestle, profesor nutrisi di New York University dan penulis buku "" Makanan Politik. "Ini perusahaan makanan yang terbuat mencari cara baru untuk memasarkan kepada masyarakat. Obesitas kerusakan jaminan. " 2) Kiribati, 81,5% Antara tahun 1964, dan 2001 makanan impor kepada bangsa-bangsa paling Pasifik dikembangkan, seperti Kiribati, yang terdiri dari 33 pulau-pulau berkerumun di sekitar ekuator, meningkat enam kali lipat, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian, sebuah lembaga PBB yang dibentuk untuk memerangi kelaparan dunia. Mereka impor menyebabkan masuknya besar dalam makanan berlemak dan daging olahan, seperti Spam dan penutup kambing (domba memo lemak), sering dijual dengan harga lebih rendah dari makanan asli. 1) Samoa Amerika, 93,5% Secara tradisional, Kepulauan Pasifik makan makanan asli tinggi karbohidrat kompleks dan rendah lemak, seperti pisang, ubi, akar talas, kelapa dan ikan. Sejak Perang Dunia II, sebuah ledakan obesitas di pulau-pulau telah berkorespondensi dengan peningkatan migrasi ke AS, Selandia Baru, Perancis dan Australia. Yang mulai mengubah kebiasaan diet sebagai anggota keluarga di luar negeri memperkenalkan mereka pulang kembali ke Barat dan rumah makan uang yang dikirim, penduduk setempat memberi sarana untuk membeli makanan lebih banyak. Hari ini, bangsa ini enam-pulau di Samudera Pasifik Selatan bagian atas skala sebagai salah satu yang paling gemuk di dunia.